Sosialisasi dengan sasaran nelayan teraktivasi dihadiri Nasrulloh dari Direktorat P4K KKP, Kabid PRL DKP Sulteng Muh. Edward, Camat Palu Utara, Kapolsek Palu Utara, DLH Kota Palu Kabid Pengendalian Pencemaran bapak Kristal Malik, penyuluh perikanan dan 75 orang nelayan.
Kepala DKP Sulteng Moh Arif Latjuba mengatakan Gerakan Nasional Bulan Cinta Laut memiliki semangat untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga ekosistem laut dari pencemaran lingkungan, terutama sampah limbah plastik. Sehingga, dibuat konsep dengan melibatkan para nelayan dan pegiat lingkungan secara masif selama sebulan, aktif membersihkan area perairan lokasi aktivitas mereka.
“Jadi konsep yang dibangun, satu bulan dalam setahun, nelayan mengambil sampah di laut,” kata Arif Latjuba.
Selama sebulan penuh lanjutnya, nelayan diminta peran aktifnya untuk terlibat mengambil sampah di laut.
Menurutnya, agar pelaksanaan Gernas Bulan Cinta Laut 2023 ini tersosialisasi dengan baik, DKP Provinsi Sulteng bersama Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP RI akan memasifkan kampanye dan edukasi untuk lebih membangun kesadaran bersama mengurangi sampah di laut.
Bahkan, selama pelaksanaan Gernas Bulan Cinta Laut 2023 ini, dibuat sirkular ekonomi. Yaitu, setiap setiap sampah yang dikumpulkan akan dilakukan pembayaran kompensasi berupa uang atau produk yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
“Harga satu kilogram sampah setara dengan harga terendah satu kilogram ikan,” ujarnya.
Sumber : https://paluekspres.com/











