selam 10 hari kedepan, sejumlah perairan di Sulawesi Tengah akan mengalami hujan lebat disertai badai petir di wilayah perairan bagian selatan Sulawesi Tengah. Khususnya di wilayah perairan Teluk Tolo tinggi gelombang rata-rata di atas 2 meter. Begitupula di perairan Teluk Tomini juga akan mengalami hujan deras hingga sedang disertai badai petir yang tidak merata.
Sehingga Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Tengah H. Moh. Arif Latjuba SE, MSi mengimbau kepada para nelayan dan pemilik kapal agar tidak melaut sementara waktu jika kondisi cuaca di perairan sedang mengalami cuaca buruk.
“Senantiasa memperhatikan peringatan dari BMKG mengenai prakiraan cuaca yang dapat diakses pada situs BMKG atau informasi cuaca yang tersedia pada masing-masing UPT. Pelabuhan Perikanan wilayah Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi tengah,” kata Arif Latjuba melalui surat keterangan tertulis yang diterima Palu Ekspres, Rabu (3/6/2020).
Kepala DKP Sulteng juga mengimbau kepada para nelayan para pemilik kapal untuk senantiasa melengkapi kapal atau perahu dengan alat komunikasi dan keselamatan yang memadai sesuai dengan peraturan keselamatan di kapal.
Kepada petugas , pengawas, serta syahbandar perikanan di pelabuhan perikanan kata Kepala DKP Sulteng, agar tidak menerbitkan SLO dan SPB bagi kapal yang akan melaut jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melaut. “Untuk informasi ciaca juga dapat diperoleh nelayan di pelabuhan perikanan dan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng,” katanya. (fit/palu ekspres)
Sumber: Palu Ekspres











