“Jangan hanya pasar-pasar besar, tapi juga harus dipikirkan, agar pasar-pasar yang jauh di pelosok, juga ada stok ikan yang dijual, dengan harga terjangkau. Ini harus jadi perhatian kita, terutama dinas terkait, yakni Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng,” kata Gubernur dalam acara Semarak Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemar Ikan), di Desa Porame, Kabupaten Sigi, Senin kemarin (11/12).
Untuk mendrop ikan mentah ke wilayah pelosok, Gubernur berharap agar dibangun sinergitas dengan pemerintah kabupaten. Sebab katanya, program peningkatan makan ikan, bukan hanya tanggung jawab dan tugas pemerintah provinsi, tetapi juga merupakan wilayah kerja pemerintah kabupaten.
“Malah saya berpikir, idealnya setiap tiga hari sekali, ada distribusi ikan ke wilayah-wilayah pelosok. Dijual dengan harga terjangkau. Jenis ikannya, selain ikan hasil budidaya airtawar, juga ikan laut,” katanya lagi.
Instansi terkait juga didorong untuk terus mengembangkan inovasi dan program, yang tujuannya memotivasi masyarakat, agar terus meningkatkan konsumsi ikan. Selain sektor perikanan tangkap, Gubernur juga berharap agar kegiatan budidaya, baik yang dilakukan di laut, maupun air tawar, terus digenjot.
“Terutama yang berbasis teknologi dan inovasi. Selain itu, saya juga mengapresiasi dan mendorong, agar program mengintegrasikan padi dan ikan atau mina padi, agar terus dilanjutkan, karena terbukti telah memberikan manfaat dan nilai tambah bagi pembudidaya dan petani,” tambahnya.
Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, juga diharapkan untuk meningkatkan ketersediaan bibit-bibit ikan yang sehat dan berkualitas. Hal itu katanya, dapat mendorong dan memotivasi masyarakat, untuk melakukan kegiatan budidaya.
“Kita di Sulteng, juga tengah mengembangkan program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN). Untuk meningkatkan konsumsi makan ikan, maka perlu dibangun sinergitas semua komponen yang terlibat. Termasuk kelompok-kelompok masyarakat. Dengan adanya kebersamaan dan sinergitas ini, saya yakin target kita konsumsi ikan 53,83 kilogram per kapita per tahun bisa tercapai bahkan terlampaui,” kata Gubernur.(Sumber : Radar sulteng)
-
Teknologi Kolam Udang Vaname Supra Intensif Skala Rakyat
-
Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah Moh Arif Latjuba menebar benih ikan nila di kolam pembesaran Lepbuk Ansor di Kota Palu, Jumat (20/3). Penebaran disaksikan Kepala Seksi Perikanan Budidaya DKP Sulteng Budiyanto Somba, beberapa staf bidang budidaya DKP Sulteng, penyuluh lapangan Perikanan Kota Palu, Ramli, dan Ketua PC Ansor Kota Palu Erwin Samangka serta anggota kelompok Lepbuk
-
Sulteng Kaya SDA Perikanan, Perlu Perencanaan Matang dan Aksi Konkret











