PALU – Tidak butuh waktu lama. Kurang dari sejam, 300 kg ikan jenis cakalang yang dijual dalam kegiatan bazar ikan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Minggu kemarin (22/11) langsung ludes dibeli masyarakat. Kegiatan bazar ikan dalam rangka Hari Ikan Nasional (Harkanas), digelar di Pantai Kampung Nelayan sejak pukul 07.00 Wita.
Feralina, staf Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, mengatakan bazar yang dilaksanakan kemarin, juga merupakan hasil kerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulteng. Selain bazar ikan, juga dilakukan pembagian makanan olahan ikan. Salah satunya yang banyak diminati warga adalah crispy bandeng tanpa duri.
Menurut Feralina, bahwa Harkannas, diperingati setiap 21 November. Momen tersebut, memberikan makna tersendiri bagi seluruh jajaran di Dinas Kelautan dan Perikanan. Kegiatan bazar dan pembagian makanan olahan berbahan baku ikan kemarin, menurut Feralina untuk memberikan informasi kepada masyarakat, bahwa ikan adalah sumber protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memberikan pesan kepada seluruh masyarakat, mengenai pentingnya mencukupi asupan protein hewani, salah satunya yaitu dari ikan. Kata Ibu Menteri Kelautan dan Perikanan, kalau kita ingin pandai, kalau kita ingin sehat, protein dari ikan adalah salah satu yang terbaik untuk kita, anak Indonesia menjadi generasi bangsa yang mampu bersaing di era globalisasi ini," kata Feralina, mengutip pesan-pesan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam rangka memperingati Harkanas tahun ini.
Kegiatan bazar ikan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, merupakan kegiatan yang telah kesekian kalinya dilaksanakan. Untuk bazar kemarin, harga ikan yang dijual ke masyarakat dipatok lebih murah dari harga pasaran. Jenis ikan yang dijual adalah cakalang.
“Untuk harga perkilonya, kita jual Rp10 ribu. Selisih hampir Rp20 ribu dibandingkan dengan harga di pasar. Ikan ini kita beli dari nelayan, kemudian kita jual ke masyarakat dengan harga terjangkau. Ada subsidi yang kita alokasikan,”demikian Feralina.(hnf)




