Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Pandu Laut Nusantara yang dibentuk oleh Ibu Susi Pudjiastuti, yang dimana lembaga ini terbentuk atas kepedulian terhadap kelestarian kehidupan ekosistem biota laut dan kebersihan laut nusantara. Rangkaian kegiatan pertama adalah Berbagai Sambutan baik dari Kapolda Sulawesi Tengah (yang mewakili), Kepala DKP Sulawesi Tengah, dan Walikota Palu (yang mewakili), dan aksi bersih pantai mangrove yang bertujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir pantai, mengurangi polusi laut, dan meningkatkan keanekaragaman hayati ekosistem mangrove.

Rangkaian kegiatan kedua adalah dialog Telekonferensi antara Ibu Susi Pudjiastuti dengan para nelayan kota palu. Interaksi para nelayan di kota palu sangat antusias dan banyaknya para nelayan yang berkeluh kesah terhadap hasil tangkapan ikan yang sedikit disebabkan banyaknya sampah-sampah diperairan laut Palu, serta tanda tangan serah terima atau MoU perahu dan mesin tempel 15 PK untuk para nelayan di Kota Palu.

Rangkaian ketiga pada kegiatan ini adalah kunjungan Kepala DKP Sulawesi Tengah yang didampingi langsung Kabid PSDKP yang diterima langsung oleh “Kompol.Yetri Diekson” beserta jajaran kru Kapal Patroli di Mako Ditpolairud Polda Sulteng. Kunjungan ini melihat langsung kapal patroli BARHAKAM yaitu “Kapal Patroli Perenjak”, sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi dalam rangka mendukung pengawasan sumber daya laut di Sulawesi Tengah. Masyarakat Kota Palu berharap kapal patroli tersebut lebih berguna dan bermanfaat dalam melindungi keamanan laut, menjaga kelestarian dan menangkap kapal-kapal asing yang mengambil ikan di dalam zona WPP Sulawesi Tengah. Kepala DKP Sulawesi Tengah mengajak masyarakat nelayan kota Palu untuk menjaga laut Indonesia yang merupakan masa depan bangsa. Hanya masyarakat Indonesia sendirilah yang dapat mencintai, menjaga, dan merawat lautan milik nusantara.











