Dengan kegiatan ini diharapkan membangkitkan kesadaran kolektif masyarakat pesisir untuk menjaga lingkungan laut melalui perubahan perilaku dan partisipasi aktif. Pemilihan tempat yang dilaksanakan di Pantai Lentora Kec. Tambu Kab. Donggala disebabkan wilayah desa pesisir tersebut terdampak langsung oleh permasalahan lingkungan akibat akumulasi sampah plastik yang dilakukan oleh aktivitas masyarakat pesisir dan pengiriman sampah plastik dari darat. Kepala DKP “Moh. Arif Latjuba, SE.,M.Si” mengatakan kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Visi Pembangunan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah 2025-2029, yaitu BERANI Wujudkan Sulawesi Tengah Sebagai Wilayah Pertanian dan Industri yang Maju dan Berkelanjutan dan mendukung Misi ke-3, mewujudkan pembangunan berbasis lingkungan dan tata ruang yang berkelanjutan pada konektivitas antar wilayah dan melalui antar sektor Gerakan Cinta Bahari.

Dalam konteks pembangunan berkelanjutan, pendekatan ekonomi biru menjadi solusi strategi dalam pengelolaan sumber daya laut yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan. Ekonomi biru mencakup praktik inovatif seperti pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan bakar, rehabilitasi kawasan pesisir, serta pengembangan ekonomi sirkular di masyarakat pesisir. Kegiatan ini juga mendukung arah kebijakan nasional yang digaungkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan RI melalui program-program seperti Bulan Cinta Laut, perluasan kawasan konservasi, dan pengendalian sampah laut serta kegiatan Gerakan Cinta Bahari 2025 menjadi bagian dari implementasi pendekatan nyata saat ini.