untuk kegiatan budidaya perikanan air tawar yang dikelola Lembaga Pengembangan Bisnis dan Usaha Kreatif (Lepbuk) Gerakan Pemuda Ansor di Kota Palu.
"Dengan bantuan ini kami berharap budidaya ikan air tawar yang dikelola pemuda Ansor lebih berkembang dan maju, sehingga bisa mendorong pemuda lainnya juga melakukan usaha yang sama," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah Moh Arif Latjuba di sela kegiatan penebaran benih ikan air tawar di kolam budidaya Lepbuk Ansor di Palu, Jumat.
Arif berharap budidaya tersebut sekaligus menjadi lahan pemberdayaan ikan air tawar di tengah masyarakat di Sulawesi Tengah khususnya di Kota Palu.
Turut mendampingi Kepala Seksi Perikanan Budidaya DKP Sulteng Budiyanto Somba, beberapa staf bidang budidaya DKP Sulteng, penyuluh lapangan Perikanan Kota Palu, Ramli, dan Ketua PC Ansor Kota Palu Erwin Samangka serta anggota kelompok Lepbuk.
Arif mengatakan selain memberikan benih dan pakan, DKP Sulteng juga terus memberikan bimbingan teknis melalui pendampingan langsung oleh tim teknis DKP.
"Kita berharap budidaya ini terus dijaga pemeliharaannya, cara pemberian pakan, dan pembersihan kolam serta mengikuti arahan dari tenaga teknis kami," katanya.
Rencananya DKP akan melakukan ujicoba bioflok 2.000 ekor nila, dan resirkulasi sistem sebanyak 3.000 ekor.
DKP menggunakan benih yang diproduksi sendiri di Balai Benih Tulo, Kabupaten Sigi. Benih tersebut merupakan indukan baru setelah sejumlah indukan sebelumnya banyak yang mati akibat gempa.
Sementara itu Ketua Lepbuk Ansor Kota Palu Rudiyanto mengatakan banyak tantangan dan kendala yang dihadapi kelompok pembudidaya, terutama kebutuhan benih berkualitas.
Dia mengatakan semangat pembudidaya juga semakin baik, jika mendapat benih yang berkualitas, sehingga masa panen cepat dan produksi berkualitas.
Selain itu, kata dia, pembudidaya ikan air tawar tidak terlepas dari dukungan peralatan serta teknologi.
Sumber: Antara Sulteng