Pertimbangan sehingga Kabupaten Sigi jadi prioritas, karena daerah ini tidak memiliki wilayah laut. Sehingga, untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan di daerah itu, perlu ada
intervensi dari Pemerintah Provinsi dengan merancang strategi khusus melalui prioritas anggaran program budidaya ikan air tawar.
Hal itu dikatakan Gubernur Sulteng Longki Djanggola pada kegiatan Gebyar Gemar Makan Ikan (Gemarin), Senin (11/12/2017), di Lapangan Desa Porame, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi.
Gubernur menjelaskan, prioritas anggaran bagi Kabupaten Sigi tersebut, bukan berarti mengurangi anggaran bagi kabupaten lainnya.
“Ini karena Kabupaten Sigi tidak memiliki laut sehingga hanya mengandalkan peningkatan konsumsi ikan melalui budidaya air tawar, sekaligus menindaklanjuti permintaan Bupati Sigi dan
Ketua Forikan Sulteng,” ujar Gubernur.
Pertimbangan lainnya kata Gubernur Longki, adalah agar kebutuhan konsumsi ikan bisa menyentuh masyarakat pedalaman, khususnya di wilayah pegunungan. Sebab selama ini, mereka masih kesulitan untuk mengkonsumsi ikan air tawar. Untuk mendapatkan ikan segar,
harus didatangkan dari Palu dan sekitarnya, sehingga harganya relatif tidak bisa terjangkau bagi masyarakat.\
“Bukan berarti mengecilkan saudara-saudara kami di pedalaman, terutama yang ada di gunung, daya beli mereka relatif cukup rendah,” ungkap Longki.
Longki berharap, melalui strategi khusus tersebut, masyarakat di wilayah Sigi, terutama yang ada di wilayah pedalaman, bisa mengkonsumsi ikan minimal tiga kali sepekan. Sehingga, angka gizi buruk bisa ditekan.
Gubernur Longki juga menekankan bahwa intervensi khusus terhadap Kabupaten Sigi, perlu sinergitas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Kelautan Perikanan dan Kelautan (DKP) Sulteng. “Ini perlu dibahas dengan Kadis Kelautan
dan Perikanan Sulteng, bagaimana teknis programnya kedepan,” tegasnya.
Sekaitan hal itu, Gubernur menyebutkan jika dirinya sudah membuat tambak ikan air tawar di Dolo, Kabupaten Sigi. “Pak Ali (Alimuddin Paada) juga sudah membuat tambak ikan air tawar di Sigi,” ungkapnya.
Ia berharap, langkah yang dilakukannya dengan membuka tambak ikan air tawar di wilayah Sigi, bisa diikuti oleh pejabat lainnya. Sehingga nantinya, bisa menjadi sumber pendapatan
lainnya bagi Kabupaten Sigi, sekaligus mempermudah bagi masyarakat di wilayah itu untukmengkomsumsi ikan.
Sementara itu, Ketua Forikan Sulteng Hj. Zalzulmida Djanggola berharap, Pemerintah Provinsi segera melakukan intervensi program di Kabupaten Sigi untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan di wilayah itu.
Caranya, melalui penyediaan sentra- sentra penjualan ikan segar di wilayah pedalaman Kabupaten Sigi agar masyarakat bisa memperoleh ikan segar.
“Jangan nanti masyarakat Sigi mau memperoleh ikan segar, nanti ke Palu baru bisa mengkonsumsi ikan,” imbuhnya.
Kegiatan yang dihadiri Ketua DPRD Sulteng Aminuddin Ponulele, Ketua Forikan Sulteng Zalzulmida A Djanggola, Bupati Sigi dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng tersebut, diakhiri dengan pemberian hadiah bagi para juara pada rangkaian kegiatan Gebyar Gemarin. Di antaranya, lomba memasak serba ikan, lomba mewarnai tingkat TK se-Kabupaten Sigi, bazar serta pameran.
(fit/Palu Ekspres)